DAUD'STESTIMONY
MY SHORT TESTIMONY,
KESAKSIAN SINGKAT LIKA LIKU PERJALANAN SAYA MENJADI HAMBA TUHAN.![]() |
| Ps D. Daud Giay |
Shallom
SahabatQ...!
Puji Tuhan,
Disini saya ingin bersaksi buat Kasih Karunia Tuhan atas hidup saya.
Dan Sebelumnya disini saya tidak bermaksud untuk membanggakan, memamerkan dan atau sejenisnya.
Dan sekalian mungkin banyak dari antara saudara yang belum tahu bagaiman lika liku kehidupan saya yang saya jalani sejak beberapa tahun terakhir menjelang keberangkatan saya Mengikuti Panggilan Tuhan ke(LBTC) Lawang Jawa Timur (Indonesia) pada 2015 Maret lalu.
Iya, langsung aja...
Bermula kisah saya pada 2011 sejak duduk di bangku kelas X SMK.
Saat itu ketika otak saya masih lumayan mengerti atau saya sebut saja buta 85% tentang Dunia Politik, namun saya sempat di Doktrin oleh beberapa teman Activis ke hal-hal yang menurut kami benar, karena semua sejarah yang telah saya terima secara Lisan atau bahkan saya mencari tahu lewat Internet, membaca Buku, ataupun melalui berbagai sumber, itu sangat benar dan nyata, sebagai sebuah Contoh... Peristiwa PEPERA (Act of free choice) 1969 di West Papua, "hal ini saya tidak jelaskan disini untuk mencemari tulisan kesaksian saya." Saudara bisa mencari tahu di Internet...!!!
Dan sekalian mungkin banyak dari antara saudara yang belum tahu bagaiman lika liku kehidupan saya yang saya jalani sejak beberapa tahun terakhir menjelang keberangkatan saya Mengikuti Panggilan Tuhan ke(LBTC) Lawang Jawa Timur (Indonesia) pada 2015 Maret lalu.
Iya, langsung aja...
Bermula kisah saya pada 2011 sejak duduk di bangku kelas X SMK.
Saat itu ketika otak saya masih lumayan mengerti atau saya sebut saja buta 85% tentang Dunia Politik, namun saya sempat di Doktrin oleh beberapa teman Activis ke hal-hal yang menurut kami benar, karena semua sejarah yang telah saya terima secara Lisan atau bahkan saya mencari tahu lewat Internet, membaca Buku, ataupun melalui berbagai sumber, itu sangat benar dan nyata, sebagai sebuah Contoh... Peristiwa PEPERA (Act of free choice) 1969 di West Papua, "hal ini saya tidak jelaskan disini untuk mencemari tulisan kesaksian saya." Saudara bisa mencari tahu di Internet...!!!
Dan singkat cerita :
Pada 2013 saya benar-benar terjerumus kedalam beberapa Organisasi Politik, diantaranya ada dua Organisasi, dan saya tidak menyebutnya disini.
Kemudian diawal tahun tersebut, saya pernah ditawari oleh seseorang untuk berangkat bekerja sekaligus melanjutkan Study di Australia melalui Transit Papua New Gunea, namun semuanya itu digagalkan tanpa sesuatu dan saya pun merasa sangat amat jengkel oleh karena kegagalan tersebut.
Tak pantang menyerah,๐ช sebagai Seorang activis melankolis muda, saya bergabung lagi dalam sebuah Organisasi dan pernah mendapat tangkap oleh gabungan TNI/POLRI bersama teman-teman di Nabire City pada 2013 akhir.
Dan juga setelah peristiwa di Nabire, kemudian selanjutnya terjadi penangkapan lagi oleh Gabungan TNI/POLRI di Jayapura City bersama teman-teman mahasiswa yang melakukan aksi Damai dalam hal tertentu. (saya tidak beri penjelasan jelas)
Dan juga setelah peristiwa di Nabire, kemudian selanjutnya terjadi penangkapan lagi oleh Gabungan TNI/POLRI di Jayapura City bersama teman-teman mahasiswa yang melakukan aksi Damai dalam hal tertentu. (saya tidak beri penjelasan jelas)
Tak Kala juang, ada sesuatu yang menarik perhatian saya kepada Tuhan ketika di Nabire City sebelumnya, yaitu kira-kira pada beberapa titik demo, tepat di titiK demo kami MUJIZAT TUHAN TERJADI karena ke empat teman pria saya mendapat lecet pada tubuh mereka akibat pukulan senjata dan tendangan alias injakkan oleh sepatu laras, sedangkan saya sendiri tidak mengalami apa-apa. Penangkapan
Lihat juga: Daud giay with his friends
Saat itu saya sempat bertanya dengan diri sendiri, karena sudah tiga kali penangkapan pengejaran saya tidak pernah mengalami cedera sedikitpun pada tubuh saya. Saya bersyukur sekali kepada Tuhan untuk hal itu.๐
Dan sekembalinya saya Ke DEIYAI pada akhir tahun 2014, saya hanya penuh dengan Penyesalan karena saya tidak menemukan JATI DIRI SAYA yang sebenarnya๐ข๐ฅบ, juga kadang saya memarahi Tuhan, mengapa saya tidak pergi ke Australia...?
Mengapa Engkau tidak mengijinkan...?
Sebenarnya saya bisa menjadi orang yang pintar berpolitik dan juga bisa
menjadi seorang Penerjemah Politik yang
handal.
Namun sama saja, tidak ada Jawaban dari Tuhan. Lanjut, Jawaban yang saya dapati ketika saya tinggal bersama BAPA Rohani Saya adalah, Tuhan Berkata : Saya harus menjadi Hamba Tuhan.
Karena sejak 09 Okt 2014 adalah tepatnya peresmian Gereja "GPI JL SUCI kami Di Deiyai", disana lah saya mulai tinggal bersama keluarga Hamba Tuhan Solossa Yang sudah saya anggap sebagai orang tua Rohani sejak itu.
Kemudian dari DEIYAI lah saya mulai mengerti dan mengalami PANGGILAN TUHAN bahwa saya adalah orang PILIHAN TUHAN YANG MEMILIKI PANGGILAN KHUSUS menjadi Hamba-Nya hingga pada keberangkatan saya ke Lawang.
Dan saya sangat bersyukur sekali saat ini karena jika waktu itu "kehidupan lama", saya tidak sempat Sekolah Politik di AUSTRALIA, maka saat ini SAYA TERLALU YAKIN bahwa dalam beberapa tahun mendatang saya akan Sekolah Missionary di Australia "BIBLE COLLAGE" guna menjadi Pemberita Injil kepada Bangsa-bangsa lain atau kepada tempat Basis Pelayanan yang telah di tentukan oleh Roh Kudus.
Sekaligus siap berada dan akan mengalami Proyek Tuhan yang Besar di Akhir Zaman ini. Halleluya...
Sekian kesaksian singkat Saya, Tuhan Memberkati. ๐
Salam (PEMBANGUNAN TUBUH KRISTUS)
Akhir Kata saya mengucapkan terimakasih kepada BAPA dan RAJA KEKAL kita yaitu Yesus Kristus. Amin.

Komentar
Posting Komentar